Minggu, 01 Juli 2012

prospek investasi di indonesia


PROSPEK INVESTASI PULAU-PULAU KECIL DI INDONESIA

Indonesia sebagai Negara kepulauan, dengan jumlah pulau 17.504, sebagian besar diantaranya merupakan pulau-pulau kecil baik yang berpenghuni maupun yang tidak berpenghuni, bahkan sebagian belum diberikan nama.  Pulau didefinisikan sebagai pulau kecil menurut UU No. 27 Th 2007 apabila mempunyai luasan ≤ 2000 km2.
Pada prinsipnya pemanfaatan pulau-pulau kecil dan perairan sekitarnya harus dikelola secara berkelanjutan dan melibatkan masyarakat dengan memperhatikan keterkaitan ekosistem, tetap menjaga keanekaragaman hayati, kekhasan dan keaslian nilai budaya, dan berfungsi meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah. Hal inilah yang menjadikan pemanfaatan Pulau-pulau Kecil memiliki nilai setrategis sebagai sabuk ekonomi (economic belt) dan sabuk pengaman (security belt).
Kementerian Kelautan dan Perikanan terus berupaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan pulau-pulau kecil secara optimal akan memberikan dampak terhadap perekonomian Negara. Pemanfaatan pulau-pulau kecil sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. PER.20/MEN/2008, diprioritaskan untuk salah satu atau lebih kepentingan sebagai berikut:
a. konservasi;
b. pendidikan dan pelatihan;
c. penelitian dan pengembangan;
d. budidaya laut;
e. pariwisata;
f.  usaha perikanan dan kelautan secara lestari;
g. pertanian organik; dan/atau
h. peternakan

Untuk mendukung kegiatan investasi di pulau-pulau kecil, berbagai acuan yang mendasarinya telah dihasilkan oleh Kementertian Kelautan dan Perikanan antara lain :
a. UU No. 27/2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil
b. Permen 20/2008 tentang Pemanfaatan Pulau-pulau Kecil dan Perairan di Sekitarnya
c. PP No. 62/2010 tentang Pemanfaatan Pulau-pulau Kecilo Terluar
d. Perpres No. 78/2005 tentang Pengeloaan Pulaiu-pulau Kecil Terluar
e. Kepmen 39/2004 tentang Pedoman Umum Investasi Pulau-pulau Keci (dalam proses revisi)

Terakhir, dalam rangka lebih mengakselerasi kegiatan investasi di pulau-pulau kecil, melalui Keputusan Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil No. 06/KP3K/2011, telah dibentuk Tim Akselerasi Investasi Pulau-pulau Kecil yang diketuai Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS dan melibatkan kalangan pemerintah, akademisi dan pengusaha yang mempunyai tugas antara lain merumuskan kebijakan terkait akselerasi investasi pulau-pulau kecil, melakukan promosi investasi pulau-pulau kecil di dalam amupun luar negeri, melakukan tinjauan lapangan terkait investasi pulau-pulau kecil serta melaksanakan koordinasi dengan pemangku kepentingan baik di pusat maupun di daerah.
Pada tahun 2010 KKP telah melakukan fasilitasi investasi di Pulau-pulau kecil antara lain :

(1). Pulau Anak Sambu, Kota Batam, Kepulauan Riau
(2). Pulau Tabuhan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur,
(3). Pulau Bawal, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat,
(4). Pulau Miang Besar, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur,
(5) Pulau Nipa, Kota Batam, Kepulauan Riau,
(6). Kep. Karimata, Kayong Utara, Kalimantan Barat.
(7). P. Langala, Morowali, Sulawesi Tengah. Sedangkan untuk tahun 2011 pulau-pulau yang siap di investasi yaitu :
 (1). Pulau Putri Barat, Kep. Seribu,
(2). Pulau Putri Timur, Kep. Seribu,
(3) Pulau Jukung, Kep. Seribu,
(4). Pulau Ketawai, Kab. Bangka Tengah,
(5). Pulau Bebuar, Kab. Bangka Tengah.

Selain potensi, peluang dan keberhasilan yang telah dikemukakan di atas masih dijumpai beberapa permasalahan yang merupakan tantangan ke depan yang harus mendapat penanganan segera, tidak hanya oleh KKP akan tetapi juga melibatkan seluruh pemangku kepentingan lainnya, antara lain :

a. pembenahan aksesabilitas menuju wilayah pulau-pulau kecil yang masih terbatas
b. kejelasan status tanah di pulau-pulau kecil
c. pemenuhan infrastruktur dasar di pulau-pulau kecil yang belum memadai
d. degradasi lingkungan di pulau-pulau kecil akibat kerusakan oleh manusia maupun fenomena alam
e. harmonisasi peraturan/regulasi/kebijakan terkait pemanfaatan/investasi pulau-pulau kecil
f. promosi investasi pulau-pulau kecil baik di dalam maupun luar negri yang belum optimal

CIRI CIRI HIV DAN PENGOBATAN HIV


APA ITU HIV DAN AIDS?
AIDS disebabkan oleh virus yang bernama HIV, Human Immunodeficiency Virus. Apabila anda terinfeksi HIV, maka tubuh anda akan mencoba untuk melawan infeksi tersebut. Tubuh akan membentuk “antibodi”, yaitu molekul-molekul khusus untuk melawan HIV.
Tes darah untuk HIV berfungsi untuk mencari keberadaan antibodi tersebut. Apabila anda memiliki antibodi ini dalam tubuh anda, maka artinya anda telah terinfeksi HIV. Orang yang memiliki antibodi HIV disebut ODHA.
Menjadi HIV-positif, atau terkena HIV, tidaklah sama dengan terkena AIDS. Banyak orang yang HIV-positif tetapi tidak menunjukkan gejala sakit selama bertahun-tahun. Namun selama penyakit HIV berlanjut, virus tersebut secara perlahan-lahan merusak sistem kekebalan tubuh. Apabila kekebalan tubuh anda rusak, berbagai virus, parasit, jamur, dan bakteria yang biasanya tidak mengakibatkan masalah dapat membuat anda sangat sakit. Inilah yang disebut “infeksi oportunistik”.
Perhatikan video berikut, bagaimana Transfer Factor membantu seluruh sistem imun anda, dan menjaga Anda terhindar dari HIV.
Bagaimana anda terkena AIDS?
Anda sebenarnya tidak “terkena” AIDS. Anda dapat terinfeksi HIV, yang kemudian berkembang menjadi AIDS. Anda dapat terinfeksi HIV dari orang-orang yang telah terinfeksi, bahkan bila mereka tidak terlihat sakit dan bahkan bila hasil tes HIV mereka belum menunjukkan HIV-positif. Darah, cairan vagina, air mani, serta air susu orang yang terinfeksi memiliki virus HIV dalam jumlah yang cukup untuk dapat menginfeksi orang lain. Kebanyakan orang terinfeksi dengan:
·         berhubungan seks dengan orang yang terinfeksi
·         berbagi jarum suntik dengan orang yang terinfeksi
·         terlahir dari ibu yang terinfeksi, atau minum air susu ibu yang terinfeksi
·         Memperoleh transfusi dari darah yang terinfeksi dulu merupakan salah satu cara terinfeksi, namun kini persediaan darah sangat ketat disaring sehingga risikonya sangat rendah.
·         Tidak pernah ada bukti bahwa HIV dapat ditularkan melalui air mata atau air liur, namun orang mungkin dapat terinfeksi melalui seks oral, atau pada kasus-kasus yang sangat jarang, melalui ciuman dalam, khususnya bila anda memiliki luka terbuka di dalam mulut atau mengalami gusi berdarah.

Apa yang terjadi bila saya HIV positif?
Anda mungkin tidak tahu kalau telah terinfeksi HIV.  Kadang-kadang orang mengalami demam, sakit kepala, pegal otot dan persendian, sakit perut, pembengkakan kelenjar limpa, atau gangguan kulit selama satu atau dua minggu. Kebanyakan orang akan mengira itu flu. Banyak juga orang yang tidak mengalami gejala sama sekali.
Virus HIV akan bereplikasi dalam tubuh selama beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan sebelum sistem kekebalan tubuh anda menanggapinya. Dalam waktu ini, hasil tes HIV anda tidak akan menunjukkan positif, namun anda tetap dapat menularkan HIV kepada orang lain.
Ketika kekebalan tubuh anda merespon, tubuh akan mulai membentuk antibodi. Ketika ini terjadi, anda akan mendapatkan hasil tes positif. Setelah gejala seperti flu yang awal, banyak orang dengan HIV yang tetap sehat selama 10 tahun atau lebih. Namun dalam waktu ini, HIV merusak kekebalan tubuh anda.
Salah satu cara untuk mengukur kerusakan terhadap sistim kekebalan tubuh adalah dengan menghitung sel CD4. Sel-sel ini, yang juga dikenal sebagai sel “T-helper”, merupakan komponen penting bagi sistim kekebalan tubuh. Orang yang sehat memiliki antara 500 dan 1,500 sel CD4 dalam satu mililiter darah.
Tanpa pengobatan, jumlah sel CD4  anda pastinya akan turun. Anda mungkin akan mengalami gejala penyakit HIV seperti demam, keringat malam, diare, atau pembengkakan kelenjar limpa. Apabila anda memiliki penyakit HIV, masalah-masalah ini akan berlangsung lebih dari beberapa hari, dan mungkin akan berlanjut hingga beberapa minggu.
BAGAIMANA CARA KERJA TRANSFER FACTOR PADA PASIEN AIDS?
HIV menyerang sistem imun kita, Transfer Factor akan mendidik sistem imun kita, dengan kata lain, virus HIV menghancurkan sistem imun, dan transfer factor membantu memperbaiki sistem imun. Perlukah transfer factor? sangat diperlukan, jangan tunggu sampai menjadi AIDS


Prospek Investasi Properti di Indonesia Menjanjikan

SURABAYA- Prospek investasi properti di Indonesia cukup menjanjikan karena produk investasi tersebut memiliki tingkat keamanan lebih baik dibandingkan jenis lain yang ditawarkan kepada masyarakat di Tanah Air.

Senior Economist and Government Relations Head Standard Chartered Indonesia, Fauzi Ichsan, menjelaskan, kondisi itu juga didukung oleh suku bunga global dan regional yang rendah.

"Selain itu, didukung besarnya permintaan pasar di Tanah Air terhadap beragam produk tersebut pada tahun ini," katanya, di Surabaya, Senin (20/2).

Akibatnya, ungkap dia, kini banyak investor mengalihkan dananya dari deposito ke tanah. Apalagi, setiap tahun harga tanah di Indonesia meningkat antara 15-20 persen sedangkan bunga deposito hanya meningkat lima hingga tujuh persen per tahun.

"Walau produknya sama-sama bangunan, apartemen justru tidak disarankan karena ketersediaannya sekarang melebihi permintaan," ujarnya.

Di sisi lain, kata dia, pada saat ini areal luasan tanah di pelosok Nusantara justru kian berkurang seiring banyaknya permintaan pasar properti.

"Perkembangan investasi di bidang properti tersebut membuat kami yakin bahwa tahun 2012 saat yang tepat menanamkan modal di sektor tersebut," katanya.

Di samping itu, terkait instrumen investasi lain yang juga potensial dibidik tahun ini, tambah dia, salah satunya menanamkan modal berupa saham.

"Pemicunya, tahun ini kami prediksi laba korporasi meningkat 20 persen dibandingkan tahun lalu," katanya.

Faktor lain, imbuh dia, ikut dipengaruhi oleh krisis ekonomi dan keuangan di Eropa diyakini segera pulih pada semester II/2012.

"Situasi ini yang secara otomatis meningkatkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)," katanya.

Mengenai estimasi krisis ekonomi dan keuangan global, lanjut dia, diperkirakan mulai terlihat pada tanggal 20 Maret mendatang menyusul periode itu merupakan jatuh tempo utang Yunani.

"Kini, pasar ekonomi dan keuangan global hanya perlu menanti apakah Yunani bisa mendapat pinjaman dari IMF dan Uni Eropa atau tidak," katanya.(ant/hrb)